Kain Batik Cap Harga Murah Kualitas Para Raja

Kain batik cap harga murah kualitas setara para raja dengan harga mulai dari Rp55.000,- permeter. Bahan batik cap yang kami gunakan pun menggunakan kualitas terbaik yakni kain katun primissima. Siap melayani pemesanan kain batik cap dalam jumlah besar untuk untuk seragam perusahaan, seragam sekolah, seragam dinas maupun untuk seragam keluarga.

Kain batik cap merupakan kombinasi dari teknik membatik handmade dan modern. Batik cap merupakan kain dengan tekstur dan corak batik, sehingga terbentuklah motif batik dengan cap. Biasanya berbentuk seperti stempel dan terbuat dari tembaga serta dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm.

Batik cap lebih mudah dan cepat dalam proses pengerjaannya, walaupun begitu namun tetap menghasilkan motif yang lebih rapi dan berulang. Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 atau 3 hari. Walaupun batik cap terbilang lebih simple dalam pengerjaan dari batik tulis tapi batik cap tetap di kerjakan secara manual dengan tenaga manusia.

Kain batik cap pun saat ini telah banyak melakukan perkembangan baik dari segi teknik maupun motif-motifnya. Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai batik cap dari masa ke masa, berikut ulasan mengenai sejarah awal mula dan perkembangan batik cap yang ada.

Sejarah Kain Batik Cap Dahulu Hingga Saat Ini

Kesenian batik di Indonesia telah popular sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang sampai sekarang. Mulai menyebarnya kesenian batik di Indonesia khususnya pulau Jawa yakni awal abad ke 19. Sampai awal abad 20 kesenian batik masih menghasilkan batik tulis. Banyak orang yang mengenal batik cap setelah perang dunia I atau sekitar tahun 1920. Kesenian batik memiliki keterkaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Daerah-daerah santri menjadi pusat perbatikan di Jawa, serta tokoh-tokoh pedagang muslim menjadikan batik sebagai alat perjuangan ekonomi melawan perekonomian Belanda.

Awalnya hanya kalangan Keraton saja yang mengerjakan batik, dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarganya serta pengikutnya. Para pengikut yang tinggal di luar keraton membawa kesenian batik dan mengerjakannya di tempat masing-masing. Semakin lama, rakyat terdekat mulai meniru kesenian batik dan meluas menjadi pekerjaan untuk mengisi waktu luang bagi kaum wanita dalam rumah tangga. Batik yang awalnya hanya sebagai pakaian keluarga keraton, merambah menjadi pakaian rakyat yang terbuat dari kain tenunan sendiri, menggunakan warna-warna alami yang berasal dari tumbuhan asli Indonesia, antara lain soga, nila, mengkudu.

Pada dasarnya membuat batik yaitu dengan cara menutup permukaan kain dengan malam cair. Agar ketika kain di celup kedalam cairan pewarna, kain yang tertutup malam tersebut tidak ikut terkena warna.

Teknik ini dalam Bahasa Inggris dikenal juga dengan istilah Wax-resist. Sedangkan motif batik dalam pembuatannya melalui tahapan ‘tulis’ menggunakan alat yang biasa kita sebut dengan canting. Itulah sebabnya kita sebut dengan istilah batik tulis. Terdapat pula Teknik pembuatan batik dengan menggunakan alat cetak khusus yang terbuat dari logam dengan motif-motif tertentu.

Kain Batik Tulis Asli

Kain batik adalah kebudayaan khas Indonesia yang telah menjadi kebanggaan dari zaman dahulu kala. Kebudayaan yang khas ini pun telah mendaoat pengakuan di mata dunia. Oleh karenanya, menjaga dan melestarikannya menjadi tugas dari kita semua.

Batik asli sendiri terdiri dari kain batik tulis, batik print kesik, dan batik cap. Nilai dari batik asli itu yang tertinggi. Karena proses pembuatannya yang memerlukan proses yang sulit dan panjang.

Batik tulis dibuat secara langsung oleh sentuhan pembatik dengan melukiskan kain kosong dengan lilin malam panas. Lukisan pada kain yang indah nantinya menjadi kain batik dal beragam pakaian dan kebutuhan kain lainnya.

Berikut setiap tahap dalam menghasilkan kain batik yang indah dan bernilai :

  1. Nyungging. Merupakan tahap pembuatan pola di atas kertas
  2. Njaplak. Proses pemindahan pola dari kertas ke kain
  3. Nglowong. Tahap melekatkan lilin dengan menyesuaikannya pada pola yang telah dibuat
  4. Ngiseni. Proses memberikan ornament-ornamen seperti gambar bunga, tumbuhan, atau hewan
  5. Nyolet. Merupakan proses mewarnai dengan kuas
  6. Mopok. Menutup bagian yang sudah terwarnai dengan malam atau lilin
  7. Nembok. Tahap untuk menutup bagian latar belakang pola yang tidak terwarnai
  8. Ngelir. Proses pewarnaan kain dengan merendamnya untuk meluruhkan lilin malam
  9. Nglorod. Perendaman kain ke dalam air mendidih untuk meluruhkan lilin malam
  10. Ngrentesi. Merupakan proses memberikan titik pada klowongan menggunakan canting dengan jarum tipis
  11. Nyumri. Penutupan bagian tertentu dengan malam
  12. Nglorod. Merupakan tahap terakhir. Tahap meluruhkan dan melarutkan malam pada kain. Lakukan dengan memasukkan kain pada air mendidih

Setelah tahap-tahap di atas selesai dilakukan, kain batik dapat dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Sedangkan untuk batik tehnik cap, masih terkesan tradisional dan unik. Karena selain menggunakan malam, pewarnaannya bisa lebih bervariatif. Harganya pun terbilang terjangkau untuk dibuat seragam batik.

Kain Batik Tulis Premium

Kain batik laweyan spesialis bahan katun terbaik kualitas premium. Menyeleksi keaslian bahan batik berupa katun primissima dan prima merupakan spesifik di BatikLaweyan. Memberikan kualitas special bagi Anda, sehingga mendapat batik yang berkualitas.

Seiring berjalannya waktu untuk kami, batik memiliki arti yang sangat luas. Saat ini batik dalam keseharian ialah sebuah karya seni yang memanifestasikan budaya. Tidak berhenti sampai situ saja, tapi juga bisa memberi manfaat kepada khalayak umum. Batik bisa diartikan seni tingkat tinggi sebuah peradapan warga Solo dan sekitarnya.

Bagi kami membatik tidak sekedar menggambar pada kain, memberi motif lalu menjual hasilnya. Namun, sebuah rangkaian komperehensif segala fikiran, tenaga dan sejarah panjang yang tersinergikan dalam menghasilkan batik terbaik di kota Solo.

Saat ini batik telah menjadi tren baru di tengah masyarakat. Tak hanya sandang yang menggunakan kain batik sebagai bahannya. Sarung bantal, gordyn, dan seprei pun telah ada yang menggunakan kain batik. Ini adalah awal mula yang baik bagi pelestarian seni batik. Awalnya harus mencintai dahulu, kemudian muncul rasa andarbeni (memiliki) dan akhirnya nguri-uri (melestarikan).Setelah memahami apa itu batik asli tulis, maka selanjutnya mari kita bahas tentang jenis batik asli lainnya.

Selain itu, cara paling mudah untuk mendapatkan kain batik asli dengan harga terjangkau yaitu melalui produsen batik berpengalaman seperti BatikLaweyan. Anda bisa memesan batik berkualitas dengan mudah dan cepat, silahkan hubungi WhatsApp kami :

WA: 0822-6565-2222 (Bpk. Muzakir)
Produsen Batik Cap Laweyan, Kualitas 100% Asli Batik Solo, Harga Terjangkau.

Kain Batik Cap Solo

Kain batik solo yang pembuatannya menggunakan cetakan atau cap. Pembuatanya, meletakkan kain mori di atas meja datar yang telah kita lapisi dengan bahan yang empuk. Malam direbus hingga mencair dan dijaga agar suhu cairan malam ini tetap dalam kondiri 60° s/d 70° Celcius. Selanjutnya, Canting Cap lalu kita masukkan kedalam cairan malam tadi (kurang lebih 2 cm bagian bawah canting cap yang tercelup cairan malam).

Canting Cap kemudian kita cap kan (stempel) dengan tekanan yang cukup di atas kain mori yang telah kita siapkan tadi. Cairan malam akan meresap ke dalam pori-pori kain mori hingga tembus ke sisi lain permukaan kain mori. Setelah proses pengecapan pada kain selesai dengan berbagai kombinasi canting cap yang kita gunakan, selanjutnya kain mori akan kita lakukan proses pewarnaan, dengan cara mencelupkan kain mori ini ke dalam tangki yang berisi warna yang sudah tersedia.

Kain mori yang permukaannya telah teresapi oleh cairan malam, tidak akan terkena dalam proses pewarnaan ini. Setelah proses pewarnaan, proses berikutnya adalah penghilangan berkas motif cairan malam melalui proses merebus kain. Sehingga akan nampak 2 warna, yaitu warna dasar asli kain mori yang tadi tertutup malam, dan warna setelah proses pewarnaan tadi.

Oleh karena proses pewarnaan yang berulang-ulang dan menyeluruh pada setiap pori-pori kain mori, maka warna pada batik cap cenderung lebih awet dan tahan lama jika kita bandingan dengan batik yang lain.

Proses terakhir dari pembuatan batik cap adalah proses pembersihan dan pencerahan warna dengan soda. Selanjutnya kita keringkan dan setrika.

Kain Batik Cap Kelengan

Batik kelengan merupakan salah satu jenis dari batik cap. Yang mnejadi ciri khas dari batik kelengan yakni terletak pada motif dan warna. Batik kelengan terdiri dari kombinasi dua warna, yakni warna dasar (ungu, biru, hijau, coklat, hitam). Sedangkan untuk motifnya sendiri itu berwarna putih. Jadi kesimpulannya, batik cap kelengan ini merupakan Teknik batik cap dengan dua warna saja dalam satu lembar kainnya. Bisa dikatakan juga batik cap kelengan ini merupakan Teknik batik cap yang paling sederhana.

Teknik pembuatan batik cap kelengan termasuk Teknik batik tertua. Yaitu, dengan cara pembuatan batik dengan satu kali celupan warna. Proses pewarnaannya sederhana, yaitu dengan cara menutup permukaan kain dengan cairan lilin malam. Menutupi kain dengan cairan lilin malam menggunakan canting guna menghasilkan motif yang kita kehendaki. Kemudian, kain tersebut kita celup ke pewarna batik.